Senin, 16 Juli 2012

BING SLAMET

BING SLAMET...Siang itu surya berapi sinarnya tiba2 redup langit gelap, hati yang bahagia terhentak sketika malapetaka seakan menyelinap... Begitulah kutipan dari lagu ciptaan Titiek Puspa yang dipopulerkan Grace Simon mengenang saat 'BING ...SLAMET' meninggalkan kita semua pada 18 Desember 1974. Tokoh ini bisa dikatakan adalah 'serba bisa', semua yang namanya berkesenian dikuasainya ya 'MC,Pelawak,Penyanyi,Penulis Lagu, Bermain Musik, Film,dll. Putra Banten ini bernama Asli 'Slamet' lahir, 27 September 1927 di Cilegon, sangat mengIdolakan pelawak Amerika 'Bing Crosby' sehingga menyematkan nama 'Bing' didepan namanya 'menjadi lengkap' sebagai Bing Slamet. Sepak terjannya dimusik sudah dimulai sejak berusia 12 tahun tepatnya pada thn 1939, sudah bergabung di Orkes Terang Bulan/pimp.Husin Kasimun, keputusannya sebagai pekerja seni adalah sebuah harga mati yang tidak bisa ditawar bahwa pekerjaan ini adalah pilihan hatinya. Setelah malang melintang sebagai Barisan penghibur di Divisi VI Brawijaya yang selalu berpindah dari kota ke kota lainnya tak pernah merasa lelah sebagai 'penghibur'. KeEnceran otaknya adalah bukti kelebihannya, Bing sangat mudah menyerap apa yang dipelajari, dilihat dan didengarnya dari para pemusik seniornya seperti: Iskandar,Ismail Marzuki, Syaiful Bachri dan Sam Saimun menjadi refrensi bermusiknya.

Tahun.1950an, adalah puncak karirnya saat dinobatkan sebagai Juara Bintang Radio untuk Jenis Hiburan pada tahun 1955, Bing-pun didapuk rekaman studio Irama record mendendangkan 'Langgam Keroncong, Pop & Jazz', Kepiawaiannya bermain Gitar dan menulis lagu adalah karunia yang disertakan Tuhan kepadanya. Sejumlah lagu ciptaannya seperti: Hanya Semalam, Belaian Sayang, Sansaro, Murai Kasih,dll adalah hanya sebagian buah karyanya. Bing Slametpun tercatat sebagai salah satu penyanyi pria kesayangan 'Bung Karno', yang selalu diundang untuk menghibur tamu istana atau menemani rombongan tamu Istana berlabuh dengan kapal Tampomas. Awal tahun.1960an adalah dia sudah terlhat bergabung bersama sahabat2nya seperti: Idris Sardi, Ireng Maulana,Benny Mustafa, Itje Kumaunang, Marjono,Darmono, Kiboud Maulana membentuk kelompok Band yang dinamakan EKA SAPTA. kelompoknya ini adalah sebuah band Instrumental yang sering memainkan lagu2 The Ventures & The Shawdos dalam versi lagu2 indonesia atau mengiringi banyak Artis film dan penyanyi yang populer dimasanya sepert: Nany Wijaya,Suzanna,Dicky Suprapto,Maya Sopha,Ivo Nilakhresna,Lilies Suryani, Ernie Djohan,Vivi Sumanti,Frans Daromes, Anna Mathovani,dll....

Dia benar-benar seniman serba bisa, kemampuannya disegala bidang seni dia kuasai dan kehebatannya dia sanggup melakukan semua dan mengatur dengan memakai insting kapan dan disaat mana dia harus menjadi aktor film, pelawak, MC, penyanyi dan bermusik, dll. Album rekamannya juga selalu diburu dimasanya, lihatlah album seperti: Payung fantasi, Bing dan Gimang Bernyanyi, Nurlaila,Menanti Kasih, Nah Lu, dll. Ternyata Bing Slamet tercatat berapa kali membentuk krlompok komedi, namun bersama sejawatnya Ateng,Eddy Sud,Iskak bertahan dan populer dipentas panggung maupun album Rekaman lawak dan Film dimasanya sampai dengan tahun.1974 Bing Slamet menutup matanya. Namanya di Film diukir tinta emas dalam sejarah sebagai penyemangat bagi para sineas junior yang meraih penghargaan dewan juri FFI di film Komedi dan tentunya nama Bing Slamet tak luput sebagai acuan konsistensinya di dunia film komedi semasa hidupnya terukir. Puluhan Film sudah dibintanginya dr masa thn.1950an sampai dengan thn.1974 al; Solo Diwaktu Malam, Di Simpang Jalan,Hari Libur,Amor dan Humoir, Kisah Pelawak, Tiga Buronon, Bing Slamet Setan Jalanan, Ambisi, Bing Slamet Dukun Palsu & Bing Slamet Koboi Cengeng, selain Titiek Puspa adalah Benyamin S merasa syok dengan kepergian sahabat dan gurunya karena Bing Slamet telah mengubah hidupnya yang dahulu hanya dikenal sebagai penggubah lagu menjadi naik pangkat gara2 Bing Slamet menolak kembali lagu 'Nonton Bioskop' yang pernah populer bersama Band Arulan akan dinyanyikan kembali dan meminta Benyamin S menyanyikan sendiri. Alhasil lagu ini meledak dan menjadikan Benyamiun S mensejajarkan namanya dengan Bing Slamet sebagai penyanyi, banyak jasa dan pengabdian yang sudah diberikan kepada Negaranya demikian juga ajaran ilmu kepada rekan2 seniman sehingga saat kepergiannya sahabat2 para seniman menangis tak berkesudahan untuk menyampaikan duka yang dalam kepada sahabat dan guru tercintanya Bing Slamet. Selamat jalan pahlawan seni, jasa dan pengabdianmu tak akan pernah kami lupakan dan akan kami lanjutkan prerjalanan ini untuk melengkapi perjalananmu di dunia seni yang sudah dititipkan kepada anak cucumu yang mencintai seni. Allah SWT selalu bersamamu, Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar